Berita Maluku Berita Ambon Jakarta (MataMaluku) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan mayoritas kota besar di Indonesia mengalami cuaca berawan hingga hujan ringan pada Kamis. Sejumlah wilayah lainnya berpotensi diguyur hujan sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Dikutip dari laman resmi BMKG di Jakarta, prakirawan Masayu F menjelaskan kondisi atmosfer saat ini dipengaruhi daerah konvergensi yang memanjang di sejumlah wilayah Indonesia. Daerah konvergensi tersebut terpantau meliputi Sumatera Barat, Bengkulu, Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua, dan Papua Pegunungan. Menurut BMKG, keberadaan daerah konvergensi maupun konfluensi dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sepanjang wilayah yang dilaluinya. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi potensi hujan di sejumlah daerah pada Kamis. BMKG memprakirakan beberapa kota besar berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat. Hujan tersebut juga berpotensi disertai kilat atau petir serta angin kencang. Kota yang masuk dalam prakiraan tersebut antara lain Medan, Pekanbaru, dan Tanjung Selor. Sementara itu, sejumlah kota besar lainnya diprediksi mengalami hujan ringan. Wilayah tersebut mencakup Padang, Tanjung Pinang, Bengkulu, Bandar Lampung, Serang, Bandung, Nabire, Jayapura, dan Jayawijaya. Adapun kota-kota besar yang diprakirakan berada dalam kondisi berawan pada Kamis meliputi Banda Aceh, Jambi, Pangkal Pinang, Palembang, Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Samarinda, Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar, Kendari, Gorontalo, Manado, Ternate, Ambon, dan Manokwari. BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan perkembangan informasi cuaca, terutama warga di wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat, petir, dan angin kencang. BMKG Deteksi 473 Titik Panas di Kalimantan Selatan Selain prakiraan cuaca, BMKG sebelumnya juga mendeteksi ratusan titik panas atau hotspots di Kalimantan Selatan pada Selasa (25/8). Sebanyak 473 titik panas terdeteksi tersebar di 11 kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan. Titik panas terbanyak terpantau berada di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Tapin, dan Kabupaten Banjar. Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor BMKG Kalimantan Selatan, Utari Randiana, mengatakan data tersebut berdasarkan pemantauan Sistem Informasi Hotspot Kalimantan pada Selasa pukul 07.00 Wita. Dari hasil pemantauan itu, terdapat dua wilayah yang tidak terdeteksi titik panas, yakni Kota Banjarmasin dan Kabupaten Balangan. Utari menjelaskan, dari total 473 titik panas yang terdeteksi, sebanyak 425 titik masuk kategori sedang, 32 titik kategori tinggi, dan 16 titik kategori rendah. “Kategori sedang menjadi yang paling dominan dengan proporsi sekitar 89,9 persen,” kata Utari di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Selasa. Temuan ratusan titik panas tersebut menjadi perhatian karena dapat berkaitan dengan potensi kebakaran hutan dan lahan. Masyarakat di wilayah rawan diimbau tetap waspada terhadap kondisi lingkungan dan mengikuti informasi serta peringatan dari BMKG maupun instansi terkait.
Artikel Terkait
RUU Perampasan Aset Akan Disahkan Desember 2026
Berita Maluku Tengah Berita Maluku terkini Jakarta (MataMaluku) – Rapat Paripurna DPR RI menyebut RUU Perampasan Aset akan disahkan…
Wedding Organizer Terbaik di Jogja : Kromo Wedding Production, Solusi Tepat untuk Pernikahan Impian Anda
Pernikahan adalah momen istimewa yang hanya terjadi sekali dalam perjalanan hidup banyak pasangan. Setiap detail dalam acara pernikahan…
Industri Ekspedisi Indonesia Hadapi Tantangan Baru di Tengah Persaingan Layanan Pengiriman
Industri Ekspedisi Indonesia Hadapi Tantangan Baru di Tengah Persaingan Layanan Pengiriman Jakarta, 25 Agustus 2026 — Industri…
Kapan Perusahaan Perlu Menggunakan Jasa Press Release?
Perusahaan tidak perlu menerbitkan press release untuk setiap aktivitas internal. Siaran pers paling berguna ketika ada informasi yang…
PDIP kerahkan Baguna dan relawan kesehatan ke NTT
Radio di Maluku Radio di Ambon Jakarta (dutafm) - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyampaikan bahwa Ketua Umum…
Tim SAR Temukan Warga Leamahu yang Hilang Saat Melaut
Berita Seram Bagian Barat (SBB) Berita Maluku Kairatu, Seram Bagian Barat (MataMaluku) – Tim SAR Gabungan menemukan seorang warga…